Minggu pagi enak nya kemana ya? Hmm.. Bosan di kosan atau rumah? Yuk cobain jalan-jalan pagi ke kawasan Car Free Day. Car Free Day atau CFD sendiri merupakan kegiatan rutin warga Malang raya setiap hari minggu pagi untuk berkumpul atau bersenang-senang menikmati suasana dan hawa Kota Malang tanpa kendaraan bermotor. Car Free Day ini diadakan di sepanjang jalan raya Ijen (baca Ijen Boulevard) dan dimulai dari pukul 05.30 sampai 10.00. Banyak sekali kegiatan positif yang bisa kalian lakukan disana, selain itu Ada beberap event yang biasanya diadakan bekerjasama dengan panitia CFD.
Eits, tetapi Ada yang beda loh di CFD (Car Free Day) kemarin, tepat nya tanggal 29 Desember 2019 ada event keren nih yang diadakan oleh 19 Narapidana yang merupakan binaaan Lapas Kelas 1 Malang. Hah? Narapida kok boleh bebas gitu? Nanti kabur? Eits, jangan salah dulu guy's. Kali ini narapidanya tidak membuat onar kok, bahkan membuat kagum para pengunjung CFD termasuk Aku juga, meskipun demikian mereka masih tetap dalam pengawasan petugas lapas kok, jadi nggak mungkin kabur juga.
Beda dengan CFD sebelumnya, narapidana ini mengadakan pertunjukan karya seni dengan mengusung tema "Karya Dibalik Jeruji", Mereka menampilkan puluhan karya seninya seperti lukisan, gelang handmade, tas rajut, serta berbagai dekorasi rumah dan kapal berbahan kayu bahkan koran bekas yang dipamerkan. Keren banget loh, karya nya tidak kalah dengan seniman diluar sana.
Selain karya kerajinan yang ditampilan ada juga yang menarik perhatian pengunjung CFD termasuk aku nih, yaitu penampilan dari Makoryoman Band. Terdiri dari 9 Narapida Lapas Kelas 1 Malang ini menampilkan pertunjukan seni musik yang menarik dan mampu memberikan kenyamanan pada pendengarnya. Salah satu lagu yang mereka nyanyikan yaitu "Bebas" dari Iwa K, seperti mengungkapkan harapan mereka untuk segera bebas. Dikutip dari laman radarmalang.com "ternyata tidak semua narapida bisa berpartisipasi dalam event ini, ada proses seleksi yang ketat dilakukan oleh petugas Lapas Kelas 1 Malang, seperti narapida yang berperilaku baik, lolos administrasi, serta memiliki skill tertentu. Wahh keren nggak sih guys ?
Dari event ini, aku sadar bahwa meskipun mereka berada didalam jeruji tidak membatasi kreativitas dan ekspresi seni. Mereka masih bisa berkarya dan melakukan beberapa hal positif yang akan membantu mereka ketika sudah keluar nanti. Selain itu, aku kagum juga dengan Lapas Kelas 1 Malang yang telah memberikan bekal keterampilan kepada narapidana untuk tetap berkreasi dan memiliki ide untuk mengadakan event seperti ini, hal seperti ini bisa merubah stigma negative di masyarakat tentang narapidana yang di Lapas. Semoga kegiatan positive seperti ini bisa ditiru oleh lapas lain nya..
0 Comments