BAHAYA MEMARAHI ANAK ! DAMPAK YANG DITIMBULKAN SANGAT MENGERIKAN.

faiqodiyana.blogspot.com

P
ernah nggak sih kalian dimarahi ? Bagaimana perasaan kalian ? Takut, emosi, sedih ? Nah seperti itulah yang  anak alami atau bahkan lebih ketika dimarahi. Perlu kalian ketahui mental anak-anak masih dalam proses perkembangan, mereka masih belum memiliki mental dan emosi yang stabil. Coba bayangkan  jika pada usia anak-anak saja mereka sudah sering dimarahi, dipukuli atau dilarang ber-ekplorasi bagaimana jika desawa nanti ? 
Mereka akan menjadi pribadi yang pemarah, minder, tertutup dan kurang mandiri. Mengerikan bukan?

Pertanyaannya adalah "Mereka itu anak-anak, harus diberitahu kalau salah biar tidak terulang terus hingga dewasa." Okee, bener banget tapi yang dipermasalahkan adalah bagaimana cara orangtua memberitahu atau mengajarkan kepada anak bahwa apa yang ia lakukan itu kurang baik. Masih banyak orang tua yang memarahi anaknya atau bahkan memukulinya jika anak mereka berbuat salah. Bagi orang tua yang masih belum mengetahui bahaya yang ditimbulkan akan beranggapan bahwa itu sesuatu hal yang lumrah atau biasa.  

Now, it's time for me, you and we change that wrong perspective

Saat kalian membaca artikel ini dan posisi kalian memiliki adik ataupun anak. Please, stoscolding children. Teach them in a good way, karena Ini dampak yang akan ditimbulkan.

TRAUMA
Cantiktempo.com
Jika anak sering dimarahi ia bisa mengalami trauma. Terkadang trauma yang ditimbulkan akan sulit untuk disembuhkan bahkan menyebabkan renggangnya ikatan batin antara orang tua dan anak. Anak akan merasa tidak nyaman berdekatan dengan orang tua dan takut bereksplorsi karena ia akan beranggapan bahwa semua tindakannya adalah salah dimata orang tuanya.

KURANG PERCAYA DIRI
Educenter.com
Semakin sering anak dimarahi, maka semakin kuat opini pada diri anak bahwa semua tindakannya adalah salah. Sehingga mereka takut untuk melakukan hal-hal yang baru dan cenderung kurang percaya diri. Mereka akan menjadi pribadi yang minder dan pada akhirnya anak akan kehilangan rasa percaya diri hingga menjadi pasif karena memilih diam dan tidak berbuat daripada dimarahi.
Dampak yang ditimbulkan ini sangat mengerikan untuk masa depan mereka. So please, stoscolding children.

INTROVET
kumparan.com
Anak memilih diam dan tidak berbuat sesuatu, anak akan memiliki pribadi yang tertutup. Anak akan sulit bersosialisasi dengan lingkungannya, ia enggan mengungkapkan isi hatinya atau permasalahan yang dihadapinya. Anak akan takut mengutarakan  pendapatnya dan menarik diri dari lingkungannya. Mengerikan ? ya karena kita bisa jadi masa depannya menjadi suram. Berilah pengertian kepada anak dan kesempatan mengembangkan diri. Make them have an open mind and have a high social life

APATIS
Fimela.com
Memilih diam dan tidak peduli terhadap suatu hal baik pada diri sendiri atau lingkungan. Enggan terlibat dalam permasalahan, memilih berdiam diri.

KERUSAKAN OTAK
kompas.com
Selain berdampak pada psikologis memarahi anak juga berdampak pada perkembangan otak. Menurut seorang Neuroscientist di Chicago Medical School, Lise Eliot, Phd. dalam bukunya "Whats going on in there? How the brain and mind develop in the fist five years of life" ia melakukan penelitian perkembangan otak terhadap anaknya sendiri. Hasil penelitian tersebut menandakan bahwa anak akan mengalami kerusakan otak ketika ia dimarahi atau dibentak (spriko.com)


Seperti itulah dampak yang ditimbulkan ketika memarahi anak. Sungguh mengerikan bukan ? 
Hellosehat.com
Wajar jika anak berbuat salah, orang dewasa saja pasti pernah berbuat salah apalagi anak yang masih belum memiliki pengalam hidup. Beritahu anak dengan benar bahwa tindakannya salah tanpa membentak, beri anak pengertian dan penjelasan mengapa tindakan yang dilakukannya salah. 

Semoga generasi penerus bangsa Indonesia kelak memiliki pribadi berkarakter yang unggul. Mampu bersaing dengan pemuda dunia lainnya.....
Mulailah dari hal kecil, kalau bukan kita siapa lagi ?

0 Comments